Langsung ke konten utama

Monocentropus Balfouri (Balfouri's Tarantula)


Nama Ilmiah: Monocentropus Balfouri

Nama Umum: Balfouri's Tarantula

Tipe: Terrestrial

Kategori: Old World

Racun: Tinggi

Lokasi Endemik: Arabian Peninsula, khususnya di Oman dan wilayah sekitarnya

Panjang Tubuh: Sekitar 5-6 cm

Rentang Kaki: Hingga 13-15 cm

Urtikasi: Tidak

Pertumbuhan: Sedang

Umur: Betina 8-10 tahun / Jantan 3-4 tahun

Level: Advanced


Habitat Alami
Monocentropus Balfouri hidup di lingkungan gurun dan semi-gurun di wilayah Arabian Peninsula. Di habitat aslinya, mereka biasanya ditemukan di daerah berbatu dengan vegetasi yang jarang. Tarantula ini menggali liang atau mencari celah di bawah batu untuk berlindung dari panas ekstrim dan predator, sehingga kondisi lingkungan yang kering dan suhu tinggi sangat dominan.


Perawatan
Sebagai spesies Old World, M. balfouri memiliki sifat yang lebih agresif dan defensif dibandingkan dengan tarantula dari New World. Mereka tidak memiliki rambut urtikasi sebagai mekanisme pertahanan, sehingga mengandalkan gigitan yang bisa menyakitkan. Oleh karena itu, perawatan dan penangkaran spesies ini direkomendasikan hanya bagi penghobi yang berpengalaman.


  • Kandang: Gunakan terrarium dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Isi kandang dengan substrat berupa campuran tanah dan pasir agar tarantula dapat menggali liang. Sediakan beberapa batu atau aksen dekoratif untuk menciptakan celah-celah persembunyian.
  • Suhu: Jaga suhu kandang antara 26-32°C untuk meniru kondisi hangat padang pasir.
  • Kelembapan: Pertahankan kelembapan rendah, sekitar 30-40%, yang mencerminkan habitat aslinya yang kering.
  • Makanan: Berikan mangsa hidup seperti jangkrik, ulat, atau kecoa. Frekuensi pemberian makan sekitar 1-2 kali seminggu, disesuaikan dengan nafsu makan dan ukuran tarantula.
  • Air: Sediakan wadah kecil berisi air bersih. Meski di alamnya tarantula ini jarang minum karena kondisi kering, air tetap diperlukan agar terhindar dari dehidrasi.
  • Agresivitas: Karena sifatnya yang agresif dan defensif, penanganan langsung sangat tidak disarankan


Monocentropus Balfouri memiliki tampilan yang eksotis dengan warna tubuh gelap serta corak khas pada kaki yang menambah nilai estetika. Meskipun berukuran relatif kecil, tarantula ini dikenal dengan perilaku cepat dan waspada. Sebagai spesies Old World, mereka tidak memiliki rambut urtikasi dan lebih mengandalkan gigitan sebagai mekanisme pertahanan. Kondisi ini membuatnya menjadi tantangan tersendiri bagi para penghobi tarantula yang ingin menambah koleksi spesies eksotis dan menantang.


M. balfouri merupakan pilihan menarik bagi kolektor yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam menangani tarantula dengan sifat agresif serta kondisi perawatan yang khusus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)

Nama Ilmiah : Brachypelma Boehmei Nama Umum : Mexican Fire Leg Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World (Dunia Baru) Racun : Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia) Lokasi Endemik : Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering Panjang Tubuh : Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan) Rentang Kaki : Hingga 15 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun Level : Beginner Habitat Alami Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu. Perawatan dan Penangkaran Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Peraw...

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik

Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World , di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya ( abdomen ) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan. Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan. Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi: Pada manusia : Gatal dan kemerahan pada kulit. Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan. Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan. Pada hewan pemangsa : Mengganggu m...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...