Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World, di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya (abdomen) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan.
Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan.
Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi:
Pada manusia:
- Gatal dan kemerahan pada kulit.
- Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan.
- Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan.
Pada hewan pemangsa:
- Mengganggu mata dan hidung pemangsa seperti burung atau mamalia kecil, hingga membuat mereka menjauh.
Beberapa spesies yang dikenal memiliki rambut urtikasi kuat adalah Lasiodora Parahybana, Theraphosa Blondi, dan Brachypelma smithi.
Sedangkan untuk spesies yang Tidak Memiliki Urtikasi adalah tarantula yang masuk dalam kategori Old World (Dunia Lama) seperti Poecilotheria dan Haplopelma tidak memiliki rambut urtikasi. Sebagai gantinya, mereka lebih mengandalkan kecepatan tinggi dan bisa yang lebih kuat untuk bertahan dari ancaman.
- Jangan digaruk - Garukan bisa membuat rambut semakin masuk ke dalam kulit.
- Gunakan selotip atau rol pakaian – Ini bisa membantu mengangkat rambut yang masih menempel di kulit.
- Cuci area yang terkena dengan sabun lembut dan air hangat.
- Gunakan krim antihistamin atau kortikosteroid jika terjadi iritasi.
- Hindari menyentuh mata setelah menangani tarantula, dan segera bilas dengan air jika terkena.
Urtikasi adalah salah satu bentuk pertahanan unik yang dimiliki tarantula dari New World. Meskipun tidak berbahaya bagi manusia, rambut urtikasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi. Oleh karena itu, penting bagi penghobi tarantula untuk memahami mekanisme ini dan menangani tarantula mereka dengan hati-hati.

Komentar
Posting Komentar