Langsung ke konten utama

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik


Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World, di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya (abdomen) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan.

Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan.

Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi:


Pada manusia:

  • Gatal dan kemerahan pada kulit.
  • Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan.
  • Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan.


Pada hewan pemangsa:

  • Mengganggu mata dan hidung pemangsa seperti burung atau mamalia kecil, hingga membuat mereka menjauh.


Jenis-Jenis Rambut Urtikasi
Rambut urtikasi berbeda-beda tergantung spesies tarantula. Secara umum, terdapat enam tipe utama rambut urtikasi, dengan efek mulai dari iritasi ringan hingga reaksi yang lebih menyakitkan.

Beberapa spesies yang dikenal memiliki rambut urtikasi kuat adalah Lasiodora Parahybana, Theraphosa Blondi, dan Brachypelma smithi.

Sedangkan untuk spesies yang Tidak Memiliki Urtikasi adalah tarantula yang masuk dalam kategori Old World (Dunia Lama) seperti Poecilotheria dan Haplopelma tidak memiliki rambut urtikasi. Sebagai gantinya, mereka lebih mengandalkan kecepatan tinggi dan bisa yang lebih kuat untuk bertahan dari ancaman.


Cara Mengatasi Efek Urtikasi
Jika terkena rambut urtikasi, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Jangan digaruk - Garukan bisa membuat rambut semakin masuk ke dalam kulit.
  2. Gunakan selotip atau rol pakaian – Ini bisa membantu mengangkat rambut yang masih menempel di kulit.
  3. Cuci area yang terkena dengan sabun lembut dan air hangat.
  4. Gunakan krim antihistamin atau kortikosteroid jika terjadi iritasi.
  5. Hindari menyentuh mata setelah menangani tarantula, dan segera bilas dengan air jika terkena.

Urtikasi adalah salah satu bentuk pertahanan unik yang dimiliki tarantula dari New World. Meskipun tidak berbahaya bagi manusia, rambut urtikasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi. Oleh karena itu, penting bagi penghobi tarantula untuk memahami mekanisme ini dan menangani tarantula mereka dengan hati-hati.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)

Nama Ilmiah : Brachypelma Boehmei Nama Umum : Mexican Fire Leg Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World (Dunia Baru) Racun : Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia) Lokasi Endemik : Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering Panjang Tubuh : Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan) Rentang Kaki : Hingga 15 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun Level : Beginner Habitat Alami Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu. Perawatan dan Penangkaran Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Peraw...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...