Langsung ke konten utama

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)




Nama Ilmiah: Brachypelma Boehmei

Nama Umum: Mexican Fire Leg Tarantula

Tipe: Terrestrial

Kategori: New World (Dunia Baru)

Racun: Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia)

Lokasi Endemik: Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering

Panjang Tubuh: Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan)

Rentang Kaki: Hingga 15 cm

Urtikasi: Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi

Pertumbuhan: Sedang hingga lambat

Umur: Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun

Level: Beginner

Habitat Alami
Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu.

Perawatan dan Penangkaran
Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Perawatannya relatif mudah dengan persyaratan sebagai berikut:

Enclosure: Gunakan terrarium berukuran minimal 30x30x30 cm dengan substrat berupa campuran tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut setebal 5–10 cm untuk memungkinkan penggalian.

  • Suhu: 24–28°C
  • Kelembapan: 55–65% (jangan terlalu lembap untuk mencegah pertumbuhan jamur)
  • Pakan: Serangga hidup seperti jangkrik, ulat hongkong, atau kecoa.
  • Air: Sediakan wadah kecil berisi air bersih.
  • Agresivitas: Relatif jinak, tetapi bisa defensif dan melepaskan rambut urtikasi jika terganggu.
Karakteristik
Salah satu ciri khas Brachypelma boehmei adalah kecenderungannya untuk menggunakan rambut urtikasinya sebagai pertahanan utama, terutama jika merasa terancam. Tarantula ini juga cukup pemalu dan lebih sering bersembunyi dibandingkan aktif bergerak di siang hari.

Karena pertumbuhannya yang agak lambat, butuh kesabaran untuk memelihara spesies ini dari spiderling hingga dewasa. Namun, dengan perawatan yang baik, Brachypelma boehmei bisa menjadi hewan peliharaan eksotis yang menarik dan relatif mudah dirawat bagi pemula yang ingin mencoba memelihara tarantula.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik

Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World , di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya ( abdomen ) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan. Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan. Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi: Pada manusia : Gatal dan kemerahan pada kulit. Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan. Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan. Pada hewan pemangsa : Mengganggu m...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...