Langsung ke konten utama

Lasiodora Parahybana (Salmon Pink Birdeater)



Nama Ilmiah: Lasiodora Parahybana

Nama Umum: Salmon Pink Birdeater

Tipe: Terrestrial

Kategori: New World

Racun: Rendah

Lokasi Endemik: Brazil, terutama di daerah Parahyba (sekarang ParaĆ­ba)

Panjang Tubuh: Sekitar 9-10 cm

Rentang Kaki: Hingga 25-28 cm

Urtikasi: Ya

Pertumbuhan: Cepat

Umur: Betina 15-20 tahun / Jantan 4-6 tahun

Level: Beginner


Habitat Alami
Lasiodora Parahybana berasal dari wilayah tropis Brazil, terutama di daerah yang memiliki suhu hangat dan kelembapan tinggi. Mereka hidup di tanah, biasanya membuat liang untuk berlindung dari pemangsa dan kondisi lingkungan yang ekstrem.


Perawatan
Tarantula ini terkenal karena ukurannya yang besar, pertumbuhannya yang cepat, serta sifatnya yang relatif jinak dan mudah dipelihara. Berikut beberapa aspek perawatannya:
  • Kandang: Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 40x30x30 cm, karena ukuran tubuhnya yang besar. Substrat setebal 7–10 cm (campuran tanah dan serbuk kelapa) diperlukan untuk penggalian.
  • Suhu: 24–28°C
  • Kelembapan: 65–75% (perlu penyemprotan air ringan secara berkala, tetapi jangan sampai terlalu lembap)
  • Pakan: Jangkrik, kecoa dubia, ulat hongkong, dan untuk individu dewasa, sesekali tikus pink (pinkis / cindil)
  • Air: Sediakan wadah kecil berisi air bersih.
  • Agresivitas: Tidak terlalu agresif, tetapi bisa defensif jika merasa terancam.


Lasiodora Parahybana dikenal sebagai salah satu tarantula terbesar di dunia. Meskipun ukurannya besar, tarantula ini tidak terlalu agresif, tetapi cukup defensif dan tidak ragu menggunakan rambut urtikasi jika terganggu. Selain itu, nafsu makannya sangat besar.


Karena pertumbuhannya yang cepat dan sifatnya yang relatif mudah dipelihara, Lasiodora Parahybana menjadi pilihan yang baik untuk penghobi pemula hingga menengah yang ingin memelihara tarantula berukuran besar dengan perawatan yang tidak terlalu rumit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)

Nama Ilmiah : Brachypelma Boehmei Nama Umum : Mexican Fire Leg Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World (Dunia Baru) Racun : Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia) Lokasi Endemik : Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering Panjang Tubuh : Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan) Rentang Kaki : Hingga 15 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun Level : Beginner Habitat Alami Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu. Perawatan dan Penangkaran Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Peraw...

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik

Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World , di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya ( abdomen ) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan. Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan. Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi: Pada manusia : Gatal dan kemerahan pada kulit. Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan. Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan. Pada hewan pemangsa : Mengganggu m...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...