Langsung ke konten utama

Heteroscodra Maculata (Togo Starburst Baboon Tarantula)


Nama Ilmiah: Heteroscodra maculata

Nama Umum: Togo Starburst Baboon Tarantula

Tipe: Arboreal

Kategori: Old World

Racun: Tinggi (berbisa, tetapi tidak mematikan bagi manusia)

Lokasi Endemik: Afrika Barat, terutama di Togo, Ghana, dan sekitarnya

Panjang Tubuh: Sekitar 5–6 cm (dewasa)

Rentang Kaki: 13–15 cm (dewasa)

Urtikasi: Tidak

Pertumbuhan: Cepat

Umur: Betina: 12-15 tahun / Jantan: 3-4 tahun

Level: Advanced


Habitat Alami
Heteroscodra Maculata berasal dari hutan tropis Afrika Barat. Sebagai spesies arboreal, tarantula ini hidup di lubang pohon, celah kulit kayu, dan daerah dengan banyak dedaunan. Kondisi lingkungannya cenderung lembap dengan suhu yang hangat sepanjang tahun.


Perawatan
Tarantula ini sangat cepat, defensif, dan memiliki racun yang kuat, sehingga tidak direkomendasikan untuk pemula. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaannya:

  • Kandang: Gunakan terrarium vertikal dengan ukuran minimal 30x30x45 cm. Tambahkan kulit kayu, batang, atau tempat persembunyian untuk meniru habitat alaminya.
  • Suhu: 24–28°C
  • Kelembapan: 65–75% (cukup lembap, tetapi dengan ventilasi yang baik)
  • Pakan: Serangga hidup seperti jangkrik, kecoa dubia, dan ulat hongkong.
  • Air: Sediakan wadah air kecil dan semprotkan sedikit air pada dinding kandang untuk menjaga kelembapan.
  • Agresivitas: Sangat defensif, lebih memilih kabur daripada menyerang, tetapi akan menggigit jika merasa terancam.


Karakteristik
Salah satu daya tarik utama Heteroscodra Maculata adalah pola warna abu-abu keperakan dengan bercak gelap yang membuatnya terlihat seperti kamuflase alami. Tarantula ini terkenal dengan kecepatannya yang luar biasa dan refleksnya yang tajam, sehingga menangani atau memindahkannya bisa menjadi tantangan.

Karena tidak memiliki rambut urtikasi, pertahanan utama spesies ini adalah gigitan dengan racun yang lebih kuat dibandingkan spesies New World. Meskipun tidak mematikan bagi manusia, gigitan H. Maculata dapat menyebabkan rasa sakit yang intens, pembengkakan, dan gejala neurologis ringan seperti kram atau pusing.

Mengingat sifatnya yang agresif dan sulit dikendalikan, tarantula ini lebih cocok untuk penghobi yang sudah berpengalaman dalam merawat spesies arboreal dan defensif ini. Namun,


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)

Nama Ilmiah : Brachypelma Boehmei Nama Umum : Mexican Fire Leg Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World (Dunia Baru) Racun : Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia) Lokasi Endemik : Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering Panjang Tubuh : Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan) Rentang Kaki : Hingga 15 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun Level : Beginner Habitat Alami Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu. Perawatan dan Penangkaran Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Peraw...

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik

Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World , di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya ( abdomen ) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan. Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan. Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi: Pada manusia : Gatal dan kemerahan pada kulit. Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan. Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan. Pada hewan pemangsa : Mengganggu m...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...