Langsung ke konten utama

Grammostola Rosea: Tarantula Jinak dan Cocok untuk Pemula



Nama Ilmiah: Grammostola Rosea

Nama Umum: Chilean Rose Tarantula

Tipe: Tarantula darat (terrestrial)

Kategori: New World (Dunia Baru)

Tingkatan Racun: Rendah (tidak berbahaya bagi manusia)

Lokasi Endemik: Chili, Argentina, dan Bolivia

Panjang Tubuh: Sekitar 5–7 cm

Rentang Kaki: Hingga 12–15 cm

Urtikasi: Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan)

Pertumbuhan: Lambat

Umur: Betina 15–20 tahun / Jantan 4–5 tahun

Level: Beginner


Habitat Alami
Grammostola Rosea berasal dari daerah semi-kering di Chili, Argentina, dan Bolivia. Mereka hidup di tanah berpasir atau berbatu, biasanya di liang yang mereka gali sendiri atau yang ditinggalkan oleh hewan lain. Meskipun berasal dari daerah kering, mereka tetap membutuhkan kelembapan tertentu untuk bertahan hidup.


Perawatan
Tarantula ini sangat populer di kalangan penghobi karena sifatnya yang jinak, mudah dirawat, dan tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Berikut adalah beberapa aspek penting dalam pemeliharaannya:

  • Kandang: Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Berikan substrat setebal 5-10 cm (campuran tanah dan serbuk kelapa) agar mereka bisa menggali.
  • Suhu: 22-26°C
  • Kelembapan: 50-60% (cukup kering, tetapi tetap sediakan wadah air kecil)
  • Makanan: Serangga hidup seperti jangkrik, kecoa dubia, dan ulat hongkong. Beri makan 1-2 kali seminggu.
  • Air: Sediakan wadah kecil berisi air bersih.
  • Tingkat Agresivitas: Sangat jinak, tetapi beberapa individu bisa bersikap defensif.


Karakteristik Khusus
Salah satu ciri khas Grammostola rosea adalah warna tubuhnya yang cantik, mulai dari cokelat kemerahan hingga merah muda, tergantung pada individu. Spesies ini dikenal memiliki siklus makan yang tidak teratur—kadang mereka bisa berhenti makan selama beberapa bulan tanpa masalah.

Meskipun jinak, ada beberapa individu yang bisa menjadi moody atau defensif, terutama setelah pergantian kulit (molting). Namun, secara umum, G. rosea adalah salah satu tarantula terbaik untuk pemula karena perawatannya yang mudah dan ketahanannya terhadap berbagai kondisi.

Dengan perawatan yang tepat, Grammostola rosea bisa menjadi hewan peliharaan eksotis yang menarik, jinak, dan mudah dirawat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Brachypelma Boehmei (Mexican Fire Leg Tarantula)

Nama Ilmiah : Brachypelma Boehmei Nama Umum : Mexican Fire Leg Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World (Dunia Baru) Racun : Rendah (Tidak Berbahaya bagi Manusia) Lokasi Endemik : Meksiko, khususnya di daerah pesisir Pasifik dan wilayah semi-kering Panjang Tubuh : Sekitar 6–7 cm (betina lebih besar dari jantan) Rentang Kaki : Hingga 15 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi yang dapat menyebabkan iritasi Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20–25 tahun / Jantan: 5–7 tahun Level : Beginner Habitat Alami Brachypelma Boehmei berasal dari daerah semi kering di Meksiko, di mana ia tinggal di liang bawah tanah yang dibuat sendiri atau ditinggalkan oleh hewan lain. Lingkungannya cenderung kering dengan suhu hangat, sehingga mereka berkembang dalam habitat yang memiliki tanah berpasir atau berbatu. Perawatan dan Penangkaran Tarantula ini populer di kalangan penghobi karena warnanya yang mencolok, kaki berwarna merah-oranye menyala dengan tubuh hitam yang kontras. Peraw...

Urtikasi dalam Dunia Tarantula: Mekanisme Pertahanan Unik

Urtikasi adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh tarantula dari kategori New World , di mana mereka melepaskan rambut urtikasi dari perutnya ( abdomen ) untuk mengusir ancaman. Rambut ini memiliki struktur seperti duri mikroskopis yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, atau saluran pernapasan. Ketika merasa terancam, tarantula akan menggunakan kaki belakangnya untuk menendang dan melepaskan rambut urtikasi ke udara atau langsung ke target. Beberapa spesies juga dapat menekan perutnya ke substrat dan menggosokkannya untuk meninggalkan rambut di area sarangnya sebagai perlindungan tambahan. Efek dari rambut/bulu urtikasi bervariasi tergantung pada spesies tarantula dan sensitivitas individu yang terkena. Berikut adalah beberapa reaksi yang umum terjadi: Pada manusia : Gatal dan kemerahan pada kulit. Mata yang terkena bisa mengalami iritasi atau peradangan. Jika terhirup, dapat menyebabkan batuk, bersin, atau iritasi saluran pernapasan. Pada hewan pemangsa : Mengganggu m...

Grammostola Pulchripes (Chaco Golden Knee Tarantula)

Nama Ilmiah : Grammostola Pulchripes Nama Umum : Chaco Golden Knee Tarantula Tipe : Terrestrial Kategori : New World Racun : Rendah Lokasi Endemik : Amerika Selatan, terutama di Paraguay dan Argentina Panjang Tubuh : 7-8 cm Rentang Kaki : 17-20 cm Urtikasi : Ya (memiliki rambut urtikasi, tetapi jarang digunakan) Pertumbuhan : Sedang hingga lambat Umur : Betina 20-25 tahun / Jantan: 5-6 tahun Level : Beginner Habitat Alami Grammostola Pulchripes berasal dari padang rumput di Paraguay dan Argentina, di mana mereka menggali liang di tanah untuk berlindung dari cuaca ekstrem dan predator. Kondisi tanah cenderung kering dengan suhu yang hangat di siang hari dan lebih sejuk di malam hari. Perawatan : Spesies ini sangat cocok untuk pemula karena karakternya yang kalem, mudah dirawat, dan jarang menunjukkan agresi. Kandang : Gunakan terrarium horizontal dengan ukuran minimal 30x30x30 cm. Substrat setebal 5–10 cm (tanah, serbuk kelapa, atau lumut gambut) diperlukan untuk memungkinkan penggalian...